Setting DNS di webmin
OK, langsung mulai aja yah, tulisan sebelumnya kita udah membahasa bagaimana cara nya melakukan installasi di DNS, nah sekarang kita akan membahas bagaimana caranya melakukan konfigurasi di Webmin,.
1. Buka interface Webmin yang telah install sebelumnya, buka browser anda, dan masukkin alamat dimana kita menginstallkan webmin dan DNS kita.
2. Nah, yang pertama kali akan kita lakukan adalah membuat Master zone, master zone sendiri fungsinya adalah untuk me-manage domain, name-server tersebut bertanggung jawab terhadap setiap query yang berhubungan dengan domain tersebut.
3. Setelah mengklik Create Master zone, maka akan keluar tampilan sebagai berikut :
Penjelasa dari Gambar :
Zone type : Tipe dari zona yang akan dibuat, Untuk resolve (domainke IP) pilih Forward, sedangkan untuk Reverse IP (IP ke domain) pilih Reverse.
Domain Name : Untuk menentukan Nama sebuah domain
Records file : Untuk mengkonfigurasi nama file dan lokasi dari file konfig DNS
Master sever : Fungsinya untuk mengetahui letak dari bind di install
Email Address : fungsinya untuk mendefinisikan email address dari administrator yang bertanggung jawab penuh terhadap kepemilikan DNS
Use Zona Template : Penggunaan template untuk konfigurasi zona
IP Address for template : Alamat IP Address yang akan digunakan untuk konfigurasi zona
Refresh time : refresh time pada secondary untuk mengecek SOA (Start Of Authority) record pada master server
Expire Time : Banyaknya waktu yang digunakan oleh secondary server untuk mengupdate kembali data dari primary server
Transfer retry time : Waktu secondary name server untuk menunggu kontak dari primary server apabila refresh time gagal
Default time to live : Banyaknya satuan waktu untuk menyimpan data di dalam cache nya.
Nah, Lakukan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan anda, jika telah selasai. klik tombol Create.
4. Nah setelah zona DNS telah kita buat, maka langsung aja kita masuk ke konfigurasi utama dari DNS.
5. Pada gambar di atas, pilih menu address, fungsinya adalah untuk meresolve antara hostname ke IP Adrress
Lakukan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan anda, kalau disini saya hanya mendefinisikan Field name dan address,Untuk name isikan hostname komputer tanpa perlu memasukkan nama domain nya. Example : “www”. masukkan IP address yang menjadi DNS server kita.
6. Nah kl sudah, saatnya kita melakukan konfigurasi pada Zona reverse, zona reverse sendiri bertujuan untuk memetakan IP Address ke hostname. pada Poin 3. pilih menu Reverse.
7.Perhatikan Gambar di bawah ini :
Nah, pada Gambar di atas, pilih menu Reverse adrees, menu tersebut berfungsi untuk mengubah IP Address ke Hostname.
Lakukan Konfigurasi Seperlunya.
8. Langkah Selanjutnya restart Daemon DNS yang kita miliki.
9. Lakukan terakhir lakukan Pengecekan di sisi client, apakah DNS kita telah berhasil atau belum.
Bisa dilihat, DNS yang telah kita buat telah berhasil.










wuih, teknis banget.. sip, keep posting bro.
ahmadhanafi said this on January 31, 2009 at 3:45 am
Terima kasih telah berkunjung mas naphi.,
yopi_cupid said this on February 3, 2009 at 11:14 am